Archive for the ‘Review’ Category

Ketika Sudut Pandang Justru Menggelisahkan; Inglorius Bastards dan Parodi Perang yang Memilukan

Setidaknya Hitler menjadi benar-benar hidup dari citra-citra yang sesuai sebagaimana pikiran Gobbles. Lelaki kecil yang seluruh keluarganya telah menerima perlakuan buruk kaum Yahudi Jerman sejak lama, dan mata yang telah sedari anak-anak melihat bagaimana perilaku Yahudi dalam keseharian penduduk Jerman. Hitler adalah satu suara dari banyak lainnya, yang menyimpan dendam yang besar terhadap bangsa keturunan [...]

Continue Reading...

Tiga Doa Tiga Cinta dan Stereotype Tentang Dunia Islam

“Islam di Indonesia tak pernah monolitik.” Demikian ujar Eric Sasono saat menyajikan ulasannya mengenai Tiga Doa Tiga Cinta (www.rumahfilm.org, 1 Januari 2009). Bagi Sasono, 3 Doa tidak saja mampu menghadirkan sebuah keseharian Islam yang sederhana, tetapi juga tidak terlalu repot dalam menyajikan Islam itu, bahkan ketika ia memiliki pilihan untuk mengabarkannya dengan detail yang sungguh-sungguh [...]

Continue Reading...

Ruang

Oleh : Eeduy_Haw
SCENE 1
“Apakah karena saya itu bukan manusia hangat, tetapi judes, mulutnya tidak ikut mengecap pendidikan tinggi, ketus sehingga ruang tamu di rumah saya itu selalu sepi, senyap seperti kuburan yang dikunjungi hanya kalau ada perlunya?”
Rasa-rasanya keluh kesah Samuel Mulia –penulis kolom Parodi di harian KOMPAS– di atas tidak dialaminya sendiri. Dipikir-pikir ruang tamu [...]

Continue Reading...